Pengadilan Agama Barru Kembali Adakan Simulasi Tanggap Darurat Penanganan Kebaran | (29/09)
Pengadilan Agama Barru Kembali Adakan Simulasi Tanggap Darurat Penanganan Kebakaran

Rabu, 29 September 2021, Pengadilan Agama Barru bekerja sama dengan Damkar (Pemadam Kebakaran) Kabupaten Barru kembali adakan simulasi tanggap darurat penanganan kebakaran. Simulasi tanggap darurat ini penting dilaksanakan mengingat sangat dekatnya bahaya yang dapat ditimbulkan oleh si jago merah ini dalam kehidupan sehari-hari.

Sekitar pukul 14.00 WITA, bertempat di lantai 2 (dua) Pengadilan Agama Barru, Tim Damkar Kabupaten Barru memberikan sosialisasi penanganan kebakaran. Sosialisasi dibuka dengan pengenalan APAR (Alat Pemadam Api Ringan). Tim menjelaskan jenis dan fungsi APAR serta memperagakan bagaimana cara pengggunaan dan perawatannya. Selain menggunakan APAR, penanganan kebakaran pada skala rumahan dapat juga menggunakan alat pemadam tradisional seperti air, pasir, dan kain basah.

Setelah pemaparan materi, Tim Damkar dan Aparatur Pengadilan Agama Barru kemudian bergegas menuju halaman depan kantor. Di tempat inilah akan dilaksanakan simulasi penanganan kebakaran. Tim Damkar lalu mendemonstrasikan cara pemadaman kebakaran. Para Aparatur Pengadilan Agama Barru terlihat sangat antusias memperhatikan demonstras tersebut. Antusiasme mereka tidak berhenti di situ. Secara bergantian, Aparatur Pengadilan Agama Barru mencoba mempraktikkan cara penanganan kebakaran.

Tak mau ketinggalan, Ketua Pengadilan Agama Barru, Salmirati, S.H., M.H., turut mencoba melakukan pemadaman kebakaran. Tak tanggung-tanggung, beliau mencoba 3 (tiga) cara sekaligus dalam memadamkan kebakaraan. Ketiga cara tersebut yakni menggunakan media pasir, kain goni basah, dan APAR. Ditemani oleh Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Barru, beliau memadamkan kobaran api menggunakan APAR. Asap putih yang membumbung tinggi sebagai tanda api telah berhasil dipadamkan menjadi tontonan memesona para aparatur sore tersebut. (choi)
