Berita Terkini

Berita Terkini (29)

Standar Akreditasi Penjaminan Mutu (SAPM) gelombang I di tahun 2018 ini menjadi berkah tersendiri bagi Pengadilan Agama Barru. Setelah melalui proses panjang dan melelahkan dimulai dari pembuatan dokumen, perbaikan standar pelayanan dan sarana prasanana, dilanjutkan penilaian baik dari tim asessor internal maupun tim asessor eksternal, sampai jugalah pada tahapan penyerahan Sertifikasi Akreditasi Penjaminan Mutu oleh Ketua Mahkamah Agung serta dirjen Badan Peradilan Agama kepada sejumlah Ketua Pengadilan Agama yang telah berhasil melewati setiap proses akreditasi, bertempat di Hotel Novotel, Kota Balikpapan.

Raut wajah sumringah terpancar jelas dari wajah pejabat Pengadilan Agama Barru yang berkesempatan hadir begitu Pengadilan Agama Barru disebutkan oleh Master of Ceremony berhak mendapatkan predikat A (Excellent). Kebahagiaan itu pun turut serta dibawa pulang ke Barru, disambut oleh seluruh keluarga besar Pengadilan Agama Barru pada Apel pagi yang dilaksanakan hari Senin kemarin, 16 Juli 2018. Kerja keras yang terbayar, demikian julukan yang patut disematkan untuk pencapaian ini. Senyum merekah dari seluruh jajaran pegawai seolah memberi makna atas kelegaan dari perjalanan waktu dan tenaga yang lebih banyak terkuras dan tercurah selama menjalani bulan-bulan akreditasi.

Pengalungan sarung sutra oleh Petugas Harian, Yang Mulia Dra. Sitti Musyayyadah kepada Ketua Pengadilan Agama Barru, Dr. Slamet, M.H.I

Apel pagi dimulai dengan sesi penyambutan Pejabat Pengadilan Agama Barru atas kepulangannya dari kota Balikpapan yang ditandai dengan pengalungan sarung sutra oleh Yang Mulia Dra. Sitti Musyayyadah, selaku Pelaksana Harian, kepada Yang Mulia Dr. Slamet, M.H.I, Ketua Pengadilan Agama Barru. Hal yang sama juga dilakukan pada saat penyerahan Sertifikat Akreditasi Penjaminan Mutu, yang secara berturut-turut juga diserahkan kepada ketua Standar Akreditasi Penjaminan Mutu, yang dalam hal ini diwakili oleh Tim Asessor Internal : Yang Mulia Muhammad Fitrah, S.H.I,M.H.I dan Yang Mulia Ali Rasyidi, Lc.

Penyerahan Serifikat Akreditasi Penjaminan Mutu oleh Ketua Pengadilan Agama Barru, Dr. Slamet, M.H.I kepada Petugas Harian, Dra. Sitti Musyayyadah

Penyerahan Sertifikat Akreditasi Penjaminan Mutu kepada Ketua SAPM diwakili oleh Tim Asessor Internal

Ketua Pengadilan Agama Barru dalam amanatnya menegaskan bahwa pencapaian yang diperoleh atas predikat A (Excellent) merupakan berkah yang harus disyukuri, sekaligus amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Bahwa predikat ini harus selalu dijadikan pelecut semangat untuk bersungguh-sungguh dalam memberikan pelayanan prima kepada seluruh lapisan masyarakat serta menjadi perekat ukhuwah keluarga besar Pengadilan Agama Barru untuk selalu meningkatkan kekompakan dalam kerja tim.

Amanat Ketua Pengadilan Agama Barru

Kini, predikat A (Excellent) telah dipegang. Sebuah momentum awal untuk menyongsong hari yang lebih baik lagi ke depan. Bagaimana pun, hakikat kehidupan selalu mengajarkan untuk kita merenung lebih banyak, bahwa segala sesuatunya harus dipertanggungjawabkan, tanggung jawab horizontal di hadapan manusia, dan tanggung jawab vertikal di hadapan Allah Swt.

Senyum merekah seluruh Keluarga Besar Pengadilan Agama Barru

 

 

Dalam rangka Sertifikasi Akreditas Penjaminan Mutu, Kantor Pengadilan Agama Barru mendapatkan kunjungan Tim Assessor dari Badan Peradilan Agama (Badilag) pada hari Kamis 25 Mei sampai Jumat 26 Mei 2018. Tim Assessor terdiri dari Hj. Kudesia, SH selaku Lead Assessor didampingi oleh Drs. H. Zein Ahsan, M.H., Drs. M. Darman Rasyid, S.H.,M.H., dan Suhartini, S.Kom. Proses audit dimulai dengan Opening Meeting bersama dengan seluruh pegawai Pengadilan Agama Barru, kemudian dilanjutkan dengan audit tim top management, selanjutnya audit di tiap bagian, dan yang terakhir adalah Closing Meeting bersama dengan seluruh pegawai kembali.

Pada dasarnya proses SAPM ini merupakan bentuk refleksi diri sejauh mana pegawai Pengadilan Agama Baru memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Terlepas dari nilai yang nantinya akan diperoleh, yang paling penting bagaimana komitmen bersama dari para pegawai untuk selalu berusaha memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada dan menjungjung tinggi integritas demi mewujudkan peradilan agama yang agung.

Ketua Pengadilan agama barru menghadiri Sosialisasi Akreditasi dengan didampingi hakim pengadilan agama Barru dan diikuti seluruh Ketua Pengadilan Agama se-wilayah PTA Makassar. Salah satu dari 12 pengadilan agama yang ada di wilayah PTA Makassar, pengadilan agama Barru mendapatkan amanah untuk ikut dinilai terkait program Sistem Akreditasi Pelayanan Mutu yang dirangkaikan dengan kegiatan monitoring dan evaluasi triwulan 1 tahun 2018 di Pengadilan Tinggi Agama Makassar.  

Jumat, 13 April 2018 01:06

Badilag Tandatangani MoU dengan Baznas

Written by


Jakarta | Badilag.mahkamahagung.go.id

Ditjen Badilag Melakukan Penandatanganan MoU dengan Badan Amiil Zakat Nasional (Baznas) Jum'at (6/4), di lt. 6 ,Gedung Sekretariat MA,. Penandatangan MoU ini dalam rangka penghimpunan dana iwadh.

Hadir dalam acara tersebut Deputi Baznas, M Arifin Purwakananta, Sekretaris Baznas, Jaja Jaelani serta tim ,ketua PTA Jakarta, Yamin Awie, para Ketua PA se- Jabodetabek dan Ketua PA Cikarang , Direktur Pembinaan Adminstrasi, dan para Eselon III Ditjen Badilag.

Dirjen Badilag, Abdul Manaf mengucapkan terima kasih atas kedatangan tim Baznas."Semoga apa yang kita lakukan ini sebagai kontribusi kita dalam rangka pembangunan umat,"katanya.

Abdul Manaf meminta kepada pegawai Ditjen Badilag yang akan bertugas di daerah untuk menginformasikan bahwa sekarang ini sudah terdapat rekening pengelolaan uang iwadh.

"Saya sudah berbicara kepada Direktur Pembinaan Administrasi bila nanti para pegawai PA menyampaikan laporan bulanan yang berkaitan dengan perkara, juga harus menyisipkan pengiriman laporan yang berkaitan dengan uang iwadh. Dan itu bukan bagian dari laporan perkara, tetapi sekadar informasi,"tambahnya.

Deputi baznas, M Arifin Purwakananta mengucapkan syukur kepada Allah SWT atas penandatanganan kesepakatan ini . "Ini kesepakatan yang bersejarah karena sepanjang sepengetahuan saya, sekaranglah diwujudkan dana keagamaan yang namanya iwadh itu dimasukkan ke dalam pengelolaan Baznas. Ini merupakan pencapaian luar biasa yang telah di buat oleh Ditjen Badilag dengan Baznas ,"ungkapnya.

Arifin menyadari bahwa uang iwadh adalah dana yang diakibatkan karena proses perceraian, diantara beberapa faktor penyebab perceraian diantaranya adalah masalah ekonomi ."Kami merencanakan dana-dana yang akan di himpun dari Pengadilan Agama itu akan di manfaatkan kembali untuk meyelesaikan masalah ekonomi umat,"ungkapnya.

Baznas menurut Amin terus mencoba memperbaiki untuk semakin baik dan semakin transparan."Kami terus di audit dengan hasil WTP. Kami juga membuka ruang seluas-luasnya kepada media dan masyarakat untuk mengakses program-program kami ,"katanya.

Amin meyakini kepercayaan publik kepada Baznas itu bisa ditingkatkan mana kala Baznas berbenah memperbaiki diri , lebih terbuka dan transparan.

"Tentu saja kami masih banyak kekurangannya. Kami mohon doa agar kami bisa amanah , bisa bekerja lebih baik sehingga nantinya Baznas bisa melayani ibadah zakat umat seluruh indonesia baik di dalam negeri maupun yg ada di luar negeri,"pungkasnya.(Ridwan/Hirpan Hilmi)

Pengawasan Reguler Badan Pengawasan  MA RI.

       Beberapa pekan di awal tahun 2017 ini PA Barru  mendapatkan  berbagai kunjungan mulai dari KPTA Makassar yang  menyempatkan waktunya untuk bersilaturahim dengan para hakim dan pegawai  PA Barru, dan di sambut oleh Wakil Ketua PA Barru.

Setelah KPTA Makassar berkunjung ke PA Barru beliau melanjutkan perjalannya ke PA Parepare dalam rangka membuka kegiatan Bedah berkas Sewilayah II PTA Makassar.

Kemudian dilanjutkan pada tanggal 14-03-2017, PA Barru kedatangan tim dari badan pengawasan  MA RI sesuai dengan surat tugas  103/BP/ST/III/2017. Tim pemeriksa yang beranggotakan lima (5) orang, yaitu:

  1. Azizah Bajuber, Hakim Tinggi Pengawas pada badan Pengawas Mahkamah Agung RI sebagai Ketua,
  2. Pratondo,  Hakim Tinggi Pengawas pada Badan Pengawas Mahkamah Agung RI sebagai Anggota
  3. Wiwi Ismiyati, Kepala Sub Bagian TU IRWIL II pada Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI sebagai Sekertaris
  4. Musa La Haji, Audiwan pada Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI sebagai Anggota
  5. Supriyanto, Staf paada Kesekriatan Badan Pengawas  Mahkamah Agung RI sebagai Staf Pemeriksa

Kemudian tim dari Badan Pengawas MA RI disambut oleh para Pejabat PA Barru bapak Ketua PA Barru  Drs. H. Gunawan, MH. Dan wakil ketua pengadilan agama Barru Dra. Hj. Fahimah, SH. MH.  Di ruangan Ketua Pengadilan Agama Barru.

Bertempat di ruangan Mediasi PA Barru Tim Pengawasan  badan RI melakukan pengawasan Reguler sebagai mana ketentuan Buku IV Tentang Tata Laksana pengawsan peradilan, dan terkait juga dengan biaya perkara (sisa panjar), biaya eksekusi (tidak dicicil), uang konsinyasi ( harus dengan penetapan dan ditawarkan sebelumnya, kalau berupa kurs dollar tidak boeh dirupiahkan), panggilan /pemberitahuan delegasi, barang bukti, bantuan hokum, keterbukaan informasi dan penanganan pengaduan serta temuan lagi dari pengawas eksternal, serta meja informasi dan pengaduan, PERMA no. 7/2015 (Ortala Pensek), SEMA no. 6/2014m( Delegasi), PERMA no. 1/2016 ( Mediasi), PERMA no. 3/2012 ( Pengelolaan biaya proses), upaya hukum.